Minggu, 17 Maret 2019

Lobby,Negosiasi dan Presentasi




Hasil gambar untuk negosiasi

NEGOSIASI

  • Pembicaraan dengan orang lain dengan maksud untuk mencapai kesepakatan, untuk mengatur, atau untuk mengemukakan.
  • Negosiasi adalah jembatan yang menghubungkan dua kepentingan yang berbeda.
  • Suatu proses yang dimulai ketika suatu pihak menganggap bahwa pihak lain memiliki pandangan, sikap, anggapan yang berbeda terhadap hal-hal yang merupakan interest/kepedulian dari pihak lainnya.
  • Bernuansa konflik (yang dapat bersifat destruktif maupun konstruktif)

Karakteristik Negosiasi

  1. Senantiasa melibatkan orang, baik sebagai individu maupun perwakilan institusi(sendiri atau dalam kelompok)
  2. Memiliki ancaman terjadinya atau di dalamnya mengandung konflik yang terjadi mulai dari awal sampai terjadi kesepakatan dalam akhir negosiasi.
  3. Menggunakan cara-cara pertukaran sesuatu - baik berupa tawar menawar (bargain) maupun tukar menukar (barter)
  4. Hampir selalu berbentuk tatap muka-yang menggunakan bahasa lisan, gerak tubuh maupun ekspresi wajah (body language)
  5. Biasanya menyangkut hal-hal dimasa depan atau sesuatu yang belum terjadi dan kita inginkan terjadi.
  6. Ujung dari negosiasi adalah adanya kesepakatan yang diambil oleh kedua belah pihak, meskipun kesepakatan tersebut misalnya kebelah dua pihak "sepakat untuk tidak sepakat"

Konflik

  • Pandangan kaum tradisional => konflik adalah buruk dan karenanya harus dihindari.
  • Pandangan kaum Human relations => konflik adalah gejala biasa alias alamiah (natural) dan tidak dapat dihindari dari setiap kelompok.
  • Pandangan kaum Interaksionist => konflik tidak saja memiliki kekuatan positif didalam kelompok, tetapi merupakan hal yang mutlak diperlukan oleh kelompok agar dapat menunjukkan kinerja yang efektif.
  • Konflik Fungsional (positif) : Konflik yang menunjang tujuan-tujuan kelompok/individu.
  • Konflik Disfungsional (negatif) : Konflik yang menghambat/mengganggu kinerja individu/kelompok/organisasi. Bisa jadi terjadi karena apabila salah satu atau kedua belah pihak menciptakan suatu kondisi yang menyulut terjadinya konflik lebih lanjut. Muncul perasaan kecewa,cemas,tegang,atau perasaan bermusuhan.

Negotiation TRIANGLE

  • HEART => Karakter atau apa yang ada didalam hati kita yang terjadi dasar dalam melakukan negosiasi.
  • HEAD => Metode atau teknik-teknik yang kita gunakan dalam melakukan negosiasi.
  • HANDS => Kebiasaan-kebiasaan dan perilaku kita dalam melakukan negosiasi yang semakin menunjukan jam terbang kita menuju keunggulan atau keahlian dalam bernegosiasi.

Prinsip-Prinsip Negosiasi

  • T O R I
  • Trust (Percaya)
  • Opennes (Terbuka)
  • Responsible (Saling bertanggung jawab)
  • Interdependency (Saling ketergantungan antara satu dengan yang lain)

Syarat-Syarat Menjadi Negosiator Yang Baik

  1. Terpercaya (credible)
  2. Percaya (self confidence)
  3. Menguasai subtansi materi
  4. Menguasai teknik komunikasi

Hambatan-Hambatan Dalam Pengambilan Keputusan

  • Pertama : menilai terlampau dini dan puas dengan solusi pertama.
  • Selalu didasarkan pada pikiran menang atau kalah (terutama 'kita' sebagai pemenang dan 'mereka' sebagai pecundang).
  • Selalu berpikir bahwa masalah yang akan diselesaikan adalah masalah lawan dan bukan masalah bersama.
  • Selalu menggunakan standar negosiasi dengan menunjukkan kekuasaan/kekuatan dalam menyakinkan 'lawan'.

Langkah-Langkah Negosiasi

  1. Persiapan.
  2. Pembukaan.
  3. Negosiasi.

Empat Pola Perilaku Negosiasi

  1. Moving against (pushing) : Menjelaskan, memperagakan, mengarahkan, mengulangi, menjernihkan masalah, mengumpulkan perasaan, berdebat, menghimbau, menghakimi, tak menyetujui, menantang, ,menunjukkan kelemahan pihak lain.
  2. Moving with (pulling) : Memperhatikan, mengajukan, menyetujui,mengungkapkan perasaan-perasaan orang lain.
  3. Moving away (withdrawing) : Menghindari konfrontasi, menghindari hubungan dan sengketa,tak menanggapi pertanyaan.
  4. Not moving (letting be) : Mengamati, memperhatikan, memusatkan perhatian pada "here and now"

Tujuan Negosiasi

  1. Untuk mendapatkan atau mencapai kata sepakat yang mengandung kesamaan persepsi, saling pengertian dan persetujuan.
  2. Untuk mendapatkan atau mencapai kondisi penyelesaian atau jalan keluar dari masalah yang dihadapi bersama.
  3. Untuk mendapatkan atau mencapai kondisi saling menguntungkan dimana masing-masing pihak meresa menang (win-win solution)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ceritaku Membuat Makalah Call For Paper

Assalamualaikum.. Hai semua kembali lagi di blogku yang tercinta, kali ini aku mau menceritakan pengalamanku ketika mendapat tugas membuat m...